Kamis, 22 Oktober 2009

MOtivator Untuk orang2 yang sedang Patah Hati...Hiks..(T_T')

Tulisan ini hasil CopAst dari Blog pak Mario Teguh..(**maaf pak Teguh**) ..(^_^')
karena kejadian ini sedang dialami "beberapa" teman saya..termasuk juga saya...Hiks...., jadi tak ada salahnya...sebagai motivator aja.... sapa tau mereka  lagi baca gituuuuuuuu....biar tetep semangat....
untuk yg sekarang lagi nangiz2 karena Cinta...huayoooo...semangat JEngggggggg.............
Salam Super........

Pertanyaan :
Saya adalah karyawati berusia 22 tahun yang berasal dari daerah, 5 tahun yang lalu saya datang ke Jakarta dan bertemu dengan seorang laki-laki terpaut 6 tahun lebih tua dari saya.



Setelah menjalin kasih selama 4 tahun, dia memutuskan hubungan dan menjalin hubungan dengan wanita lain yang berusia 9 tahun di atas saya. Saya sangat down, depresi dan bahkan mencoba untuk bunuh diri. Saya merasa diri saya tak berarti, terbuang, sangat trauma dan takut bertemu dengan laki-laki.


Bagaimana caranya agar saya dapat pulih kembali seperti sediakala.

Jawaban ( Bpk .Mario Teguh ) :

Mohon Anda sadari, bahwa kesulitan memperkenalkan kita kepada diri kita yang sebenarnya. Ia, kesulitan itu melontarkan kematangan pengolahan perasaan Anda ke dinding-dinding pengertian Anda; agar Anda melihat jarak antara jiwa Anda sekarang dengan jiwa fitrah Anda yang kokoh, yang mulia dan yang penyayang . Dan Ia, kesulitan itu akan melunak dan menyerah, hanya bila Anda mengubah diri Anda menjadi lebih kuat dan menginginkan kemenangan.


Kesulitan, mengubah dirinya menjadi hadiah yang terbaik bagi Anda yang mengupayakan yang terbaik dari yang bisa Anda lakukan dalam keadaan sulit.

Anda harus menjadi penentu bagi nasib Anda sendiri. Anda harus menjadikan diri Anda sepenuhnya bertanggung jawab atas kualitas kehidupan Anda. Beranikanlah diri Anda untuk mengubah yang bisa Anda ubah sekarang.

Beranikanlah diri Anda untuk melakukan yang dapat Anda lakukan. Dan yakinilah bahwa keajaiban – mudah datang kepada Anda – bila Anda berani.

Pertanyaan Lagi :

yang ni judulnya "Mencari Jodoh"


 Saya sudah hampir 3 tahun menjalin hubungan dengan seseorang, karena suatu masalah kami memutuskan untuk mengakhiri hubungan kami. sekarang umur saya 27 tahun, bagi seorang wanita umur yang demikian sudah seharusnya mulai serius mencari pendamping, sementara saya agak sulit menemukan seseorang yang cocok untuk menjadi pendamping. Apalagi orang-orang di sekitar saya sudah rajin "mengingatkan kapan nikahnya?".



Bagaimana menemukan pendamping yang baik ?

Jawaban ( Bpk .Mario Teguh ) :

 Mohon Anda perhatikan bahwa Pribadi yang paling sesuai untuk menjadi sahabat dalam perjalanan untuk menua bersama-sama, adalah selalu pribadi-pribadi yang mandiri dan yang bebas dalam pikiran dan pilihannya. Sehingga, hanya wajar bila kita menghormatinya sebagai partner yang seimbang dan yang terhormat. Lalu, perhatikanlah.


Pasangan hidup yang paling mengkhawatirkan, adalah dia yang cepat setuju bila Anda dianjurkan untuk mengabdi seutuhnya kepadanya, tetapi yang cepat menolak undangan agar dia juga melakukan hal yang sama untuk Anda.

Dia yang berlaku salah tingkah yang kacau, karena kegugupannya dalam mengungkapkan cintanya kepada Anda, adalah yang paling pantas Anda cintai, Sebaliknya, curigailah dia yang fasih dalam bahasa-bahasa cinta, karena kefasihan itu bisa jadi didapatnya dari latihan yang panjang dalam seni merayu.

Lalu, bukankah menjadi indah sekali – kebersamaan dua orang yang terhormat dan yang saling menanggalkan keangkuhan, untuk saling melayani dengan tulus.



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar